Sejarah Barisan Muda Wajo/BMW

Selasa, 27 November 2012


Sejarah Barisan Muda Wajo,

 Pemberlakuan UU otoda menjadi salah satu subtansi lahirnya BMW, Dulu setiap kebijakan terpusat di jakarta tp setelah otoda dari sentralistik menuju desentralistik segala kebijakan tergantung dr kepala pemerintahan setempat jadi pemerintah kabupaten diberi kewenangan untuk mendesain program sendiri  sesuai keadaan daerah masing2 kemudian disahkan melalui perda. Atas landasan ini BMW lahir dengan konsep paradigma perubahan dengan melahirkan program yang sinerjitas dgn pemerintah agar BMW bisa bermitra. Lima Tahun silam BMW dicetuskan dimakassar pada bulan Agustus 2008 oleh 2 orang yaitu saya sebagai ketua dan borju sebagai sekertaris bahkan struktur dan pengurusnya tidak jelas saat itu karena kami masih berstatus mahasiswa bayangkan saja belumpeki selesai kuliah sudah berpikir untuk membangun wajo sejak terbentuk kami sudah mulai mobile makassar-sengkang disamping mengamati perkembangan daerah dan isu-isu tentang pemerintahan apalagi menjelang pilkada bupati kami juga manfaatkan untuk sosialisasikan diri di  warkop bahwa kami dari Barisan Muda Wajo sambil diskusi dgn teman2 LSM. Singkat cerita, setelah pilkada bupati kami lebih fokus di wajo dan sempat melaksanakan kegiatan Seminar Pendidikan Dengan tema “Mencari Sosok Pemimpin yang Peduli Terhadap Pendidikan” karena situasi saat itu menjelang Pilpres jadi kita manfaatkan momen, targetnya adalah sosialisasikan BMW meskipun hasil kegiatan tsb mengisahkan Utang krn peserta yg hadir dari kalangan guru tidak sesuai dengan harapan. Setelah pelaksanaan kegiatan rutinitas kami selama di wajo adalah kewarkop efek positifnya menambah jaringan baik media, birokrat maupun lsm nah disaat itulah muncul issu tentang sebuah perusahaan besar di gilireng yg melakukan eksplorasi gas, selama 14 tahun beroperasi belum pernah memberikan bagi hasil ke pemda wajo sementara di UU telah diatur bahwa daerah penghasil berhak mendapatkan bagi hasil dari perusahaan. Saya bilang issu ini sangat menarik di kelola,  Nah sebagai usaha agar BMW dapat dikenal, dilirik dan diperhitungkan oleh semua pihak dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat wajo maka BMW tampil sebagai OKP yg mempelopori Aksi Demonstrasi di gilireng tgl 1 mei  tepatnya hari buruh tahun 2010 yg bertindak sebagai Jendral Lapangan adalah sy sendiri kami bersama masyarakat berhasil menduduki selama 3 hari akibat aksi ini Pemprov sulsel mengalami kerugian senilai 24 miliar krn listrik padam, semua aktifitas industri berhenti krn suplai listriknya dari gilireng sampai2 intruksi Presiden ke Wakapolri saat di jabat Yusuf Manggaberani dan Gubernur turun untuk meredam aksi tsb. Gerakan inilah yg pertama menjadi bukti sejarah bahwa bmw mampu membuktikan perannya sbgai okp baru dan bisa diperhitungkan. Setelah peristiwa di gilireng, Babak selanjutnya BMW muncul dengan membawa konsep Paradigma Baru  sy bertiga borju, Andi Aso sepakat untuk membesarkan bmw dan mempercayakan Andi Baso Ikbal sebagai Ketua Dewan Pendiri dan mengajukan dihadapan Notaris sebagai organisasi yg punya landasan hukum bukan organisasi kacang-kacangan,  kemudian kita daftarkan di Kantor Badan Kesbang untuk diregistrasi agar mendapat pengakuan sebagai organisasi yang legal.  Kurang lebih 3 bulan kami turun lakukan konsolidasi untuk menyempurnakan struktur ditingkat Pengurus Besar  (PB) di kabupaten dan  14 kecamatan kami beri mandat dgn komitmen untuk membesarkan bmw.   Setelah struktur rampung kami sepakat untuk mendeklarasikan BMW sekaligus rangkaian pelantikan PB BMW dan momentum bersejarah bagi bmw bertepatan Hari Sumpah Pemuda tgl 28 Oktober 2010 di Gedung Arma Sengkang dengan Motto The New Spirit For Wajo ‘Semangat Baru Untuk Wajo’ bukan semangat barunya salah satu cln gubernur yah. Makanya lebih duluan motto bmw dicetuskan daripada Taqline ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Wija-wajo.Blog © 2013 | Plantilla diseñada por Ciudad Blogger